JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM - Untuk menjadi brand champion di tengah hempasan pandemi covid-19, Green Nitrogen berupaya menjaga eksistensinya, terutama di titik-titik potensial. Yup, Green Nitrogen (GN) memilih bertahan kendati kondisi demikian sulit di tengah badai pandemi covid-19 ini. Padahal, dua bulan pertama di masa pandemi 50% dari 700 outlet yang mereka miliki tutup. Sementara separuh sisanya yang buka, hanya mendapatkan pendapatan senilai 30% dari kondisi biasa.

Namun hal itu hanya berjalan dua bulan pertama. Setelah itu, mereka memutuskan untuk membuka sejumlah outlet yang mereka miliki secara bertahap, hingga sekarang semuanya sudah beroperasi secara nornal. Seluruh outlet yang ada, berhasil mengembalikan pemasukan 70-80% dari kondisi sebelum krisis. Sangat lumayan di tengah konisi sulit saat ini.

Kunci agar brand GN tetap eksis, menurut Adang Wijaya, CEO PT Global Insight Utama, ada beberapa langkah. Pertama, tetap memberi layanan yang memiliki added value atau benefit bagi konsumen. Kedua, memberikan layanan yang lebih inovatif. Dalam hal ini GN menawarkan layanan tambal ban panggilan, dan layanan lain yang dibutuhkan konsumen selama masa pandemi. Dan ketiga, layanan tersebut harus terus didorong agar dapat dirasakan terus oleh pelanggan sehingga mereka merasa Green Nitrogen selalu hadir d sekitar mereka.

Beberapa inovasi layanan GN yang lahir semasa pandemi ini antara lain pembersihan AC Kondensor, dan layanan cuci uap panas. Layanan ini telah dihadirkan sejak 5 tahun yang lalu, dan di masa pandemi covid, permintaannya meningkat drastis karena mampu membasmi virus bakteri dan bau tidak sedap, terutama di bagian interior. Selain itu, banyak juga pelanggan yang menginginkan mobilnya dipoles agar mengkilat, baik bodi maupun ban luarnya.

Layanan diversifikasi produk lain yang diluncurkan selama masa pandemi itu sadalah “Auto Medical Check up” yang sudah ada di 8 titik wilayah Jakarta dan Bekasi. Layanan tersebut meliputi check up kondisi mobil, tata udara, pelumas, mesin, radiator dan jamur kaca.

Bisnis baru ini sebenarnya sudah direncanakan bukasejak 2020 di perkantoran dan mal. Namun karena kedua venue tersebut banyak yang tutup, rencana tersebut akhirnya tertunda. Dengan layanan baru tersebut, saat ini GN memiliki layanan pengisian angin, tambal ban, layanan panggilan ban darurat, layanan pelumas, auto medical check up.

Berdiri sejak 2011, saat ini, Green Nitrogen memiliki outlet sekitar 700 yang tersebar di Sumatera, Makasar, Jawa, Bali, dan Lombok. Mei 2020 lalu, bertepatan dengan ulangtahun GN ke 9, mereka telah melakukan ekspansi bisnis di tengah suasana new normal dampak pandemi Covid-19.

Pertama adalah peluncuran aplikasi Sahabat Nitrogen, dan kedua Kartu Sahabat Nitrogen. Aplikasi Sahabat Nitrogen merupakan terobosan agar masyarakt tetap bisa mendapatkan layanan Green Nitrogen dari rumah. Aplikasi dilengkapi dengan fitur transaksi pembelian pulsa, listrik, tiker dan pembayaran tagihan. Sementara Kartu Sahabat Nittogen adalah kartu e-Money dari Bank Mandiri dan TapCash dari BNI Syariah.