Perkembangan bisnis ritel memang tengah mengalami kemerosotan. Namun tidak semua pelaku usaha bisnis ritel mengalaminya. Salah satunya adalah bisnis layanan tambal ban dan isi angin Green Nitrogen. Pasalnya meskipun perkembangannya tidak berlangsung massif, CEO green Nitrogen Adang Wijaya mengungkapakan jika minimal terdapat penambahan 10 retail Green Nitrogen setiap bulannya.

Hingga kini tercatat lebih dari 750 retail layanan tambal ban dan isi angin Green Nitrogen yang telah tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Bahkan rencanya Adang tengah fokus menyasar pangsa pasar luar pulau Jawa dan berencana akan menambah 50 hinga 60 outlet hingga akhir tahun seperti di Medan , Jawa Timur, Probolinggo, Banyuwangi dan kota besar lainnya.  

“Karena memang di pulau jawa sendiri kan sudah banyak terdapat retail Green Nitrogen, dan sekarang mulai banyak permintaan di luar pulau Jawa. Tentunya perlu pertimbangan yang matang terkait dengan cost dan komitmen dari franchisee. Seperti yang sudah ada di Sumatera, Madura, Pekanbaru, Makassar, dan sekitarnya,” tutur Adang.

Adang juga menyebutkan prospek Green Nitrogen kedepannya akan tetap bagus lantaran seiring dengan bertambahnya pemilik kendaraan tentunya hal ini juga akan berimbas pada kebutuhan isi angin dan tambal ban. Belum lagi kini Green Nitrogen juga aktif memberikan pelayan tambal ban darurat yang bisa dihubungi melalui hotline di nomor0851 0079 2450.

Adapun terkait dengan pengurangan jumlah outlet ini dinyatakan bukan karena mengalami penurunan target market. Namun lantaran bisnis layanan tambal ban dan isi angin Green Nitrogen telah diambil alih oleh SPBU dan orang lokal. “Dia lebih tertarik untuk menyewa dengan harga yang lebih tinggi dan diambil jadi hak milik. Ada 120 titik yang diambil alih,” ungkapnya.

Untuk strategi pemasaran, Green Nitrogen sendiri lebih awere dengan sistem kekerabatan. “Artinya kami lebih memprioritaskan untuk mengembangkan mitra kami. Karena kembali lagi kami ingin menjaring mitra yang memang bertanggung jawab dan berkredibilitas, karena Pertamina juga sangat ketat tidak bisa sembarang pilih mitra” ujarnya.

Lebih lanjut Adang menyebutkan jika terdapat empat point yang membuat bisnis layanan tambal ban dan isi angin Green Nitrogen mampu bertahan dan tersebar di seluruh pelosok negeri.Yang jelas Green Nitrogen ini sederhana, hanya menjual angin dan orang butuh secara rutin. Maka tugas kita untuk membuat pelanggan merasa terbantukan dengan pelayanan kita kalau kita salahsatunya dengan layanan tambal ban darurat, kedua menjamin kemurnian nitrogen, ketiga adalah lokasi Green Nitroegn yang strategis, dan keempat kami punya jaringan mitra sangat luas dan disupport oleh Pertamina,” ujarnya.

Belum lagi adapihkanya juga tengah meningkatkan branding dengan pemanfaatan media sosial yang diharapkan mampu menjawab dan melayani pelanggan secara optimal. “Pada intinya kami ingin memberikan value lebih yang tidak diberikan oleh kompetitor. Kalau masalah pengembangan pasar, selama manajemen internal bagus, dengan sendirinya akan membuat brand semakin berkembang,” tutupnya.

Silakan klik Green Nitrogen untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan Informasi Lainnya