“Selama acara para orang tua tamu undangan juga dapat melihat kegiatan belajar mengajar (royal class) di Gracious. Sehingga mereka tahu pendidikan apa yang diajarkan di Gracious kepada anak- anak setiap harinya,” kata Putri selaku Principal Gracious Preschool & Kindergarten BSD City kepada Franchiseglobal.com di Gracious BSD City, Sabtu, (11/5/2019).

Gracious BSD City telah menerima siswa didik 45 siswa. Jumlah tersebut melebehi target di tahun pertama yang ditargetkan 36 siswa. Event ini mendapatkan antusiasme luar biasa dari para orang tua dan anak- anak mereka. Gracious sudah jauh lebih dikenal dari tahun sebelumnya.

Gracious memiliki kelebihan dalam franchisenya dibandingkan sekolah lainnya yang kebanyakan polanya berbeda orang beda juga cara pengajarannya. Keunggulan Gracious antara lain dikelola satu manajemen di bawah PT. Tiga Insan Abadi, baik dari program pengajarannya, SOP gurunya dan administrasinya.

“Standarisasi pengajarnya sangat mumpuni di bidangnya, paling yang membedakan antar cabang Gracious adalah tempat dan orangnya. Untuk Gracious BSD City ini sudah ada kelas Nursery, Piqua dan Kindergarten. Adapun Gracious di Jembatan Lima sudah memiliki kelas yang lengkap Nursery, Piqua, K1 dan Kindergarten, karena sudah berdiri sejak tahun 2010,” tutur Putri.

Gracious dalam memandang siswa didiknya bahwa tidak ada anak yang nakal, melainkan over aktif. Sehingga adanya standarisasi guru maka guru dapat memahami setiap karakter anak- anak didiknya dan cara mengatasinya. Selain membina akademik anak, Gracious juga membangun karakter anak.

“Setiap kelasnya 1 teacher akan mendidik 6 anak. Ketika di satu kelas ada 12 anak maka akan ada 2 guru. Dalam proses pendidikan pun setiap anak mendapatkan perhatian yang luarbiasa dari para guru,” ujar Mrs. Putri.

Sebagai informasi, Gracious mematok nilai investasi di atas Rp1 miliar. “Karena kami bukan hanya sebagai lembaga pendidikan pada umumnya. Mulai dari konsep hingga support yang akan diberikan kepada calon mitra,” ujar Wong Benny, owner Gracious.

Support yang dimaksud oleh Benny ialah mulai dari support system, finance hingga manajemen. Contohnya, ketika mitra membuka outlet, tim manajemen pusat akan langsung mensupport selama 6 bulan lamanya. Mitra hanya tinggal duduk manis dalam menjalankan usaha ini.

Manajemen fee yang dipatok oleh Gracious sebesar 5 persen. “Angka 5 persen jika sudah berjalan dengan normal dan bertumbuh. Sehingga konsep kami tidak memeras uang mitra. Jika bagus maka akan kami tarik Manajemen fee,” terangnya.

Perkiraan balik modal diperkirakan Benny akan terjadi selama 3 tahun dengan proyeksi potensi omset bisa mencapai Rp5 miliar per tahun. Karena lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas, Benny bersama Gracious akan selektif dalam memilih calon Franchisee nya. Menurutnya, tim pusat akan meninjau dulu lokasi dan kota yang akan dibangun Gracious. [hfz]

Silakan klik Gracious Preschool & Kindergarten untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya atau Anda juga bisa mengunjungi website resminya di www.graciouspreschool.com