FRANCHISEGLOBAL.COM, JAKARTA - Direktur Smesco Leonard Theosabrata mengatakan kesehatan dan keamanan pangan atau produk konsumsi yang dihasilkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi perhatian utama konsumen pascapandemi Covid-19.

Oleh karena itu, kata dia, Smesco menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memperluas akses maupun kemudahan mengurus perizinan bagi UMKM pangan, obat tradisional, dan kosmetik.

"Tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam menghasilkan produk obat tradisional, kosmetik, dan pangan olahan yang aman dan bermutu. Termasuk meningkatkan daya saing produk UMKM yang bergerak di sektor usaha tersebut," kata dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Menurut Leonard lagi, karakter konsumen saat ini lebih cerdas dan jeli dalam memilih produk yang telah terverifikasi, yakni memiliki standar keamanan pangan dan standar mutu produk.

Dia berharap kerja sama dengan BPOM ini akan memudahkan UMKM dalam membuat perizinan dan memperoleh izin edar dengan mempercepat proses Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) melalui pelibatan UMKM sebagai pemilik usaha untuk melakukan audit mandiri.

Dirinci Leonard, pelaku bisnis UMKM cukup membuka link website cppob.smesco.go.id yang di dalamnya ada lima langkah utama bagi UMKM untuk melakukan audit ruang produksi milik mereka.

"Setelah mengisi form audit mandiri tersebut, UMKM dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan bagian Pusat Layanan UKM (PLU) Smesco melalui whatsapp 081310786655 untuk mendapatkan layanan lanjutan," jelasnya.

Apabila skor pengisian form sudah mencapai 100 persen, lanjut dia, maka Pusat Layanan UKM (PLU) Smesco akan meneruskan kepada BPOM untuk segera dilakukan survei.

"Tetapi, bila score akhir pengisian audit mandiri tersebut belum mencapai 100 persen, PLU Smesco akan memberikan alternatif solusi terhadap kendala yang dialami, seperti memfasilitasi untuk mendapatkan pembiayaan renovasi sarana prasarana dan sebagainya," paparnya lagi.

Leonard menambahkan, kehadiran BPOM dapat memperkuat posisi merek produk obat tradisional, kosmetik, dan pangan olahan lokal dengan membantu UMKM memiliki sertifikasi BPOM dan izin edar resmi.

"Sehingga, mereka mampu berkompetisi dengan produk dari industri besar atau bahkan brand dari luar negeri," tandasnya.