JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM - Bisnis bimbel (bimbingan belajar) khusus Matematika yang berbasis di Amerika Serikat, Mathnasium Children's Education terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hal ini dibuktikan dengan dibukanya lebih dari 1.000 cabang Mathnasium di AS dan Kanada. 

“Ini membantu kami memastikan bahwa cabang yang kami buka telah berhasil sehingga mereka dapat memberikan layanan di tahun-tahun mendatang,” kata CEO Mathnasium, Peter Markovitz yang dikutip FRANCHISEGLOBAL.COM dari laman resminya, Senin (30/12). 

Selain itu, bisnis bimbel matematika Mathnasium juga memiliki cabang di Inggris, Vietnam, Uni Emirat Arab, Australia, India, Myanmar, Mesir dan negara lainnya yang mencakup empat benua. 

“Mathnasium melanjutkan misinya mengajar matematika kepada anak-anak di seluruh dunia, sehingga mereka memahaminya, menguasainya dan menyukainya,” jelasnya. 

Berdasarkan hasil survei, 94% orang tua mengatakan bahwa keterampilan anaknya dalam pelajaran matematika telah meningkat setelah mengikuti bimbel di Mathnasium. 

Mathnasium sendiri memberikan pengajaran matematika untuk siswa mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas yang membuat bisnis ini semakin potensial di kategori bisnisnya.

Untuk menjadi Master Franchise Mathnasium di Indonesia, nilai investasi yang dibutuhkan mencapai 800 ribu USD atau setara dengan Rp11,2 miliar. Di Indonesia sendiri, Mathnasium menargetkan dapat membuka sedikitnya 65 cabang.

Adapun keuntungan menjadi Master Franchise Mathnasium adalah mendapatkan biaya awal franchise serta biaya royalty setiap bulannya dari setiap investor yang resmi menjadi mitra terwaralabanya.

Sementara untuk investor yang ingin menjadi mitra Mathnasium, nilai investasinya mencapai 500 ribu USD atau setara dengan Rp7 miliar. Nilai tersebut sudah termasuk franchise fee, biaya pelokalan, opening, pelatihan, pemasaran dan banyak lagi.

Baca juga: Melirik Potensi Bisnis Bimbel Mathnasium Children's Education

Silahkan klik disini untuk informasi lebih lanjut tentang Mathnasium Childrens Education.