Kepala Divisi Operasional Kopi Oey, Tony Assya mengatakan bahwa pihaknya telah aktif dan konsen di dunia digital sejak tahun 2009 lalu. Dia menilai kalau teknik marketing melalui digital yang dijalankannya sangat efektif sampai saat ini.

“Karena saat ini memang eranya digital. Dan kita mesti ikuti perkembangannya supaya tidak tertinggal dengan para pesaing bisnis lainnya,” jelas Tony dalam keterangan resminya yang diterima Franchiseglobal.com, Jumat (6/7/2018).

Memasuki era milenial ini, lanjut Tony, menggunakan serta memanfaatkan kecanggihan teknologi digital untuk kalangan pebisnis sangat diperlukan. Begitu juga dengan yang dilakukan oleh Kopi Oey.

“Supaya kita bisa mendapatkan dan menjangkau market lebih luas lagi,” katanya.

Kopi Oey sendiri telah melakukan promosi digital marketingnya melalui beberapa media sosial seperti Instagram, Facebook, dan juga Twitter. Karena menurut Tony, hampir semua orang telah memiliki akun dari media-media tersebut. Sehingga dia yakin kalau pihaknya bisa menarik para customer melalui media-media tersebut.

“Biasanya kami membuat konten di media sosial berupa informasi, ajakan, video, promo, kontes dan konten-konten lainnya. Tentunya kami juga telah bekerjasama dengan beberapa vendor marketing yang bisa sejalan dengan konsep kami,” jelasnya.

Kedepannya, Tony berharap Kopi Oey bisa semakin dikenal oleh masyrakat dan bisa membuka gerai lebih banyak lagi.

“Tentunya bisa lebih banyak lagi menjangkau para tamu baru untuk bisa singgah di outlet kami. Dan kami juga berharap tamu-tamu tersebut bisa terus datang ke outlet-outlet kami,” pungkasnya.

Saat ini, Kopi Oey sendiri telah memiliki 24 gerai yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. Nah, bagi yang ingin menjalin kemitraan dengan Kopi Oey, nilai investasinya ada di angka Rp600 juta sampai Rp700 jutaan.

Silakan klik Kopi Oey untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan Informasi lainnya