“Beauty for Everyone”, ya begitulah bunyi tagline klinik kecantikan spesialis kulit asal Bali, DNI Skin Centre. Pemiliknya, Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, Sp.K.K menyebut tagline tersebut memiliki arti khusus yakni semua wanita bisa tampil cantik dengan klinik kecantikan besutannya itu.

Harga produk dan perawatan yang murah rupanya menjadi daya tarik kenapa klinik ini banyak diminati kaum hawa. Bagaimana tidak, untuk harga satu paket produk saja bisa dijual sekitar Rp250 ribu sampai Rp350 ribuan. Sementara untuk perawatannya sendiri mulai Rp100 ribuan.

“Karena segmen market kami memang middle low seperti karyawan dan sebagainya. Dan penetrasi kami tak hanya di kota-kota besar saja, tapi juga masuk ke kabupaten atau tingkat kecamatan,” ucap pria yang akrab disapa Dokter Darma ini saat dihubungi INFOBRAND.ID via telepon, Kamis (12/9).

Saat ini, sedikirnya sudah ada 24 cabang DNI Skin Centre yang resmi beroperasi. Sebarannya sendiri ada di Tangerang, Bintaro, Jawa Timur (Surabaya, Malang, Gresik, Banyuwangi dan Kediri), Bali (hampir semua kabupaten) dan juga Lombok.

Menurut Dokter Darma, klinik kecantikan yang ia dirikan sejak 2011 lalu itu lebih mengedepankan tentang edukasi perawatan kulit yang benar melalui hasil riset yang dilakukan.

“Produk-produk dan perawatan yang kami gunakan semuanya berdasarkan hasil penelitian. Jadi memang selalu ada dasar secara ilmiahnya. Karena dengan begitu hasilnya akan bagus,” kata dia.

 

Peluang Partnership DNI Skin Centre

Dokter Darma mengatakan bahwa bisnis klinik kecantikannya itu telah dibuka peluang kerjasama dengan konsep partnership sejak 2016 lalu. Nilai investasi yang dibutuhkan untuk dapat membuka satu outlet minimal Rp800 juta. Itu sudah termasuk renovasi, perijinan, training dan alat-alat medis standar klinik kecantikan.

“Konsepnya partnership. Jadi nanti kita buatkan perusahaan baru seperti joint venture gitu. Tergantung seberapa besar saham mereka, boleh dominan lebih besar atau bisa juga join dengan beberapa orang. Yang penting nanti pembagian hasilnya jelas,” ujarnya.

Soal omset, Dokter Darma optimis bisa tembus di angka Rp100 juta setiap bulannya. Tapi itu juga bisa tergantung dengan lokasi kliniknya.

Untuk target di tahun 2019, Dokter Darma membidik lokasi-lokasi potensial yang ada di Sumatera, Jambi, Aceh, Sulawesi dan juga Jawa Barat.