Franchise Roti Bakar memangtengah menjadi incaran banyak orang. Selain karena permintaannya yang cukup besar di pasaran, bisnis kuliner ini tidak mengenal musim dan selalu mendapat tempat di di hati masyarakat. Tengok saja di berbagai sudut pemukiman atau di pusat-pusat kuliner, kedai roti bakar pasti menunjukan eksistensinya di belantika industri makanan.

Bahkan tidak sedikit brand-brand roti bakar kenamaan yang sudah malang melintang di industri kudapan ini hingga puluhan tahun. Tak pelak kondisi ini banyak dilirik oleh para pencari bisnis untuk menggarap peluang di ceruk yang sama. Salah satu brand yang tengah bersinar di kancah franchise roti bakar adalah Dapoer Roti Bakar.

Bisnis yang memulai kiprahnya sejak 2010 lalu ini, cukup moncer menjajakan bisnis roti bakar di Jakarta. Kini bisnisnya sudah menggurita hingga menelurkan banyak cabang di Jakarta, Tangerang, Bandung dan Banten. Lewat menawarkan peluang franchise kepada para mitra yang berminat terjun di bisnis roti bakar, bisnis besutan Dheny Dhelanto ini mampu membidani mitra-mitra baru.

Bahkan baru-baru ini, franchise Dapoer Roti Bakar kembali menelurkan dua cabang sekaligus milik mitra. Keduanya dibuka secara resmi dibuka pada pertengahan Mei dan awal Juni 2017 kemarin. Dua outlet tersebut berlokasi di Kalimalang, Pondok Kelapa Jakarta Timur dan Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Untuk yang terakhir, outlet ini menjadi cabang kedua di wilayah Pasar Minggu. Meski berdekatan, gerai teranyar Dapoer Roti Bakar ini bukan berarti menjadi pesaing dari gerai pendahulunya.

Namun menurut Dheny, sang pemilik, jika cabang kedua di pasar minggu ini menjadi armada tambahan untuk memperkuat cengkraman pasar bisnisnya, di wilayah strategis di Jakarta Selatan tersebut. “Outlet kami di Pasar Minggu itu permintaanya besar sekali. Bahkan di jam-jam prime time kami selalu over book dan waiting list. Makanya kami sampai sediakan tempat di outdoor untuk mengakomodir permintaan pelanggan,” jelasnya kepada FranchiseGlobal.com.

Lebih lanjut, untuk itu Dheny berharap agar cabang kedua Dapoer Roti Bakar di pasar minggu ini bisa memampung luapan pelanggan yang tidak terakomodir di outlet pertama. Tidak hanya itu, outlet ini juga menjadi bagian dari strategi untuk memnjaring traffic yang datang dari arah Pancoran. Terkait lokasi, Dheny memang memiliki prinsip untuk mengoperasikan outletnya di jalan arah pulang masyarakat.

“Seluruh outlet kami pasti berada di ruko yang teletak di jalan arah pulang masyarakat. Karena memang segmen kami cocok di sana. Mereka yang habis lelah bekerja di kantor bisa mampir ke kedai kami sembari menghindari kemacetan lalu lintas,” tambahnya.

Praktis dengan dibukanya dua gerai Dapoer Roti Bakar sekaligus, menjadikan jaringan gerai franchise roti bakar ini menjadi total enam outlet. (adv)