Dapur Nusantara menang untuk kategori area Sidoarjo-Gresik dengan posisi teratas sebagai The Best New Restaurant. “Kita happy banget. Kita memperoleh ini bukan karena kebetulan. Karena dua tahun sebelumnya kita ikut itu gagal. Nah dari situ kita belajar dan kita benahi. Akhirnya kita dapat The Best,” ujar owner Dapur Nusantara, Billy Firmansah saat dihubungi wartawan Franchiseglobal.com via telepon, Rabu (5/12/2018).

Dengan diraihnya penghargaan ini, kata Billy, sekaligus mencerminkan kalau brand-brand miliknya yang masuk dalam Dapur Nusantara telah mendapat tempat di hati para pecinta kuliner, khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Harapan saya kedepannya, Dapur Nusantara ini akan muncul sebagai anchor brand. Jadi nantinya ini akan menjadi andalan dari Primaboga Nusantara,” harapnya.

“Kedepannya, tidak menutup kemungkinan juga kita akan berkolaborasi dengan pemain-pemain kuliner lain asal sesuai dengan identitas kita yaitu ingin mengangkat, memperkenalkan serta mempopulerkan kekayaan kuliner lokal. Jadi harus benar-benar mereka yang memiliki menu-menu lokal dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

Sekedar informasi, BNI Jawa Pos Culinary Awards 2018 merupakan salah satu event kuliner tahunan terbesar untuk mendukung dan menjadi partner bagi industri food and beverage di Jawa Timur agar berkembang lebih maju.

Untuk Pempek Farina sendiri, Billy masih terus menawarkan peluang bisnis untuk calon mitra yang ingin bergabung. Ada 2 model bisnis yang ditawarkan, yaitu foodcourt atau island Rp150 juta dan model ruko atau stand alone Rp315 juta.

Selain itu juga ada merek 3 in 1 (petisan, pempek, dan rawon) dengan nilai investasi di angka Rp600 juta. Perkiraan omsetnya sekitar Rp210 juta sampai Rp300 juta per bulan atau kurang lebih sehari bisa sampai sekitar Rp7 juta sampai Rp10 jutaan. Sementara lama BEP-nya sendiri sekitar 15 bulan sampai 20 bulanan.

Silakan klik Pempek Farina untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]