Dampak Virus Corona, Pelaku Bisnis Dipaksa Go Digital

JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Ketidakpastian kapan wabah virus corona atau covid-19 akan berakhir membuat para pelaku bisnis banyak yang beralih ke ranah digital. Tujuannya jelas, agar bisnis tetap survive. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia, Tri Raharjo dalam Franchise E-Talk & WALI Gathering bertajuk “Survival Tips for Franchise Business during Covid-19” yang digelar melalui video conference pada Kamis (22/4) kemarin.

Menurut Tri, berdasarkan data survey yang pernah dirilis INFOBRAND.ID menyatakan bahwa sekitar 87,1% dalam seminggu terakhir, masyarakat sudah mulai berbelanja online. Dengan begitu, ranah digital menjadi strategi yang tepat agar bisnis tetap berjalan.

“Sehingga saat ini kita sebagai pelaku usaha dipaksa untuk cepat beradaptasi. Kita dipaksa untuk masuk ke digital dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama. Itulah yang saat ini terjadi di negara kita. Jadi kita sebagai pengusaha harus optimis untuk menghadapi ini dan mencari solusi-solusi apa yang tepat untuk kita lakukan di bisnis kita masing-masing,” kata Tri.

Bahkan kata Tri, sekarang banyak pelaku bisnis kuliner yang sudah mulai membuat inovasi dengan ready to eat atau pun ready to cook yang bisa dipasarkan melalui media sosial atau pun marketplace. Begitu juga dengan beberapa pemain bakso yang sudah mulai memasarkan bakso dalam kemasan frozen melalui online.

“Sehingga menurut saya beberapa sektor seperti ecommerce, jasa delivery itu akan bertumbuh, meskipun situasinya sedang seperti ini. Begitu juga dengan sarana video conference dan jasa digital yang menurut saya juga akan tumbuh,” jelasnya.

Sementara di luar negeri sendiri, strategi bertahan di masa pandemi telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Sebut saja Lamborghini dan pabrikan TV Sharp yang menyulap pabriknya dengan memproduksi masker.

“Itulah yang sedang terjadi di berbagai negara dan juga di Indonesia. Dan saya kira buat pelaku bisnis harus bisa beradaptasi dengan cepat apa yang musti dilakukan sebagai bagian dari strategi bertahan,” pungkasnya.

DISCLAIMER
FranchiseGlobal.com tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi. Tidak semua bisnis yang ditampilkan dalam FranchiseGlobal.com menerapkan konsep franchise semata, melainkan menggunakan konsep franchise, lisensi, dan kemitraan.

Member of:

Organization Member:

Media Partner:

Our Community: