Bisnis kedai kopi nasional memang tengah menggeliat pada dewasa ini. Walau usaha bidang café minuman ritel masih hegemoni oleh brand-brand besar multinasional, namun beberapa brand coffee shop asli Indonesia sudah banyak bermunculan dan mulai unjuk gigi di panggung industri kedai kopi tanah air. Salah satu bisnis coffee shop asli lokal yang tengah menjadi pembicaraan masyarakat pecinta kopi adalah waralaba Coffee Toffee

Bisnis yang mengangkat kekayaan biji kopi asli Indonesia itu sukses mengembangkan sayap usahanya dengan mendirikan total lebih dari 145 outlet yang tersebar di seluruh Nusantara. Coffee Toffee pun layak disandingkan dengan brand ritel minuman kenamaan luar negeri dikelasnya, karena mampu mengangkat produk kopi asli lokal dan memasarkannya ke masyarakat luas.

Jangkauan persebaran outlet Coffee Toffee merata mulai dari di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Padang, Palembang, Riau, Banjarmasin, Lombok, Kendari, Palu, Palangkaraya, dan berbagai kota lainnya. Walau mengusung konsep ritel café, bisnis yang didirikan oleh Odi Anindito ini tidak melulu menggelar operasional ouletnya di kota-kota besar semata, melainkan juga sampai ke kota-kota kecil hingga tingkat kabupaten di pelosok daerah.

Seperti yang diutarakan oleh Dimas Arya, Business Expansion Manager Coffee Toffe, jika peluang usaha coffee shop di Indonesia masih sangat besar. Dengan jumlah penduduk dan provinsi yang sangat luas, bisnis yang mengawali kiprahnya di Surabaya itu ingin ekspansi pada setiap kota di tanah air.

“Outlet kami baru ada di 10 provinsi dan kota-kota sekitarnya, jadi masih ada 20 provinsi lagi yang ingin kita sasar. Respon dari masyarakat sangat positif bahkan di kota-kota kecil pun animonya auh lebih besar melebihi di kota besar. Segmentasi kita juga masuk ke sana dan brand Coffee Toffee naik kelas karena tidak ada kompetitor sejenis di kota tersebut,” tambahnya.

Belum lama ini pula, pada Sabtu 6 Juni 2015 kemarin, waralaba Coffee Toffee baru saja meresmikan outlet terbarunya di kota Malang Jawa Timur. Antusias dari masyarakat setempat yang hadir pada acara soft opening outlet pun sangat meriah. Beberapa pewarta lokal, pegiat blogger dan berbagai kelompok komunitas turut hadir pada acara tersebut.

Agar konsumen semakin tertarik untuk berkunjung ke outlet Coffee Toffee kedua di kota Malang ini, selama satu bulan penuh hingga 6 Juli 2015, berlaku discount 10% bagi para pelanggan yang menikmati menu makanan dan minuman di tempat. Dengan kehadiran gerai terbaru kedai kopi lokal ini, waralaba Coffee Toffee optimis untuk melebarkan lagi jaringan usahanya ke beberapa wilayah yang masih potensial.

Bagi anda yang berminat untuk menjadi mitra franchise coffee shop ini, siapakan usulan lokasi dengan luas tempat minimal 150 meter persegi dan ikuti tahapan bermitra yang sudah menjadi standar operasional prosedur dari franchisor. Kemudian yang utama adalah modal investasi yang berkisar Rp 750 juta hingga Rp 900 juta, diluar sewa tempat. (adv)

Klik Waralaba Coffee Toffeeuntuk info kemitraan, franchise, investasi, keuntungan dan informasi lengkap lainnya.

(Heksa R.P)