“Alhamdulillah perkembangannya saat ini sangat signifikan dan sesuai yang diharapkan oleh manajemen,” ujar Admin Franchise, Nur Asia Jamil saat dihubungi Franchiseglobal.com via telepon, Kamis (8/11/2018).

Saat ini C’Bezt sendiri sudah memiliki 176 resto yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampai akhir 2018, Nurin (sapaan akrab Nur Asia Jamil) menargetkan pihaknya bisa membuka sebanyak 75 resto.

Dibanding dengan kompetitor, C’Bezt dibanderol dengan harga yang masih bisa terjangkau dengan kantong. Begitu juga dengan kualitas produknya yang selalu terjaga. Sehingga membuat merek ini laris manis dipasaran.

Bagi para investor yang tertarik untuk membuka bisnis ini, ada 2 paket yang ditawarkan. Pertama paket Reguler dengan nilai investasi sebesar Rp250 juta (5 tahun masa kerjasama) dan Kedua paket Premium sebesar Rp2,3 miliar dengan jangka waktu 10 tahun.

“Syarat lokasi potensial dihitung dari jumlah penduduk dan letak strategis tempat. Dimana syarat tertentu adalah 5 km dari posisi resto C’Bezt terdekat. Nah beberapa lokasi yang potensial seperti Bali, Jawa Timur, dan juga Jabodetabek,” tutup Nurin.

Bagi investor yang telah tergabung dengan jaringan bisnis ini diwajibkan untuk membayar franchise fee sebesar Rp50 juta paket Reguler dan Rp200 juta untuk paket Premium dengan royalty fee sebesar 3 persen.

Sementara untuk perkiraan lama BEP-nya sendiri untuk paket Reguler 15 bulan dan untuk paket Premium 26 bulan.

Silakan klik C’Bezt Fried Chicken untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]