JAKARTA, FRANCHISE.COM - Bisnis franchise atau waralaba merupakan pilihan bisnis yang tepat untuk orang yang ingin memulai usaha tanpa repot.

Pasalnya, dalam sistem bisnis waralaba produk dan strategi penjualan sudah disiapkan oleh sang pemilik bisnis, tinggal bagaimana menyiapkan modal dan melanjutkan bisnisnya saja.

Meski begitu, jangan bayangkan jika membuka bisnis waralaba akan sangat meringankan kerja seorang pembelinya, karena semua tidak semudah apa yang dibayangkan.

Ya, seperti bisnis kebanyakan, membuka bisnis waralaba memerlukan upaya agar terus berkembang.

Dengan kata lain, diperlukan ketekunan dan fokus agar bisnis waralaba mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan.

Nah, berikut ini adalah sembilan tips sukses dalam berbisnis waralaba.

1. Sesuaikan dengan Hobi
Berbisnis itu harus menyenangkan, jika tidak menyukai sebuah bisnis dan tetap memaksakan diri untuk menjalankannya maka bisnis tersebut tidak akan berjalan dengan optimal.

Untuk itu, sebelum memutuskan jenis bisnis dan merek apa yang akan dipilih, carilah informasi terlebih dahulu dan carilah bisnis yang sesuai dengan kesenangan atau hobi kita, agar memperoleh hasil maksimal.

Liat keahlian yang dibutuhkan dalam pengembangannya. Kita mungkin akan mendapatkan pelatihan dasar tergantung jenis franchise yang ditawarkan.


2. Pilih Lokasi
Layaknya bisnis yang lain, dalam bisnis waralaba posisi gerai harus strategis agar mudah dijangkau konsumen. Jadikan lah lokasi yang strategis menjadi syarat ketika ingin memulai bisnis.

Pasalnya akan sangat rugi jika merek yang dibeli sudah terkenal, namun kita meletakkannya di tempat yang tidak sesuai, tentunya itu akan memberikan imbal hasil yang tidak sesuai.

Untuk itu, pilih tempat untuk meletakkan gerai di tengah keramaian, letakan gerai bisnis di tempat yang terlihat dengan jelas dan dilewati oleh banyak orang.


3. Sesuai Passion
Saat ini terdapat banyak pilihan bisnis waralaba yang ditawarkan, mulai dari kuliner, kafe, restoran, salon, hingga mini market.

Pilihlah jenis investasi pada bidang yang benar-benar diminati dan kuasai, baik dari segi pengetahuan, target pasar, serta rencana promosi dan pengelolaannya.

Menjalankan bisnis sesuai passion akan memperkuat si empunya usaha untuk bertahan dalam menghadapi tantangan bisnis.

4. Kenali Waralaba
Sebelum memilih waralaba untuk dibeli, kenali dulu brand waralaba, ketentuan fee dan sistem waralaba dengan seksama.

Setiap waralaba pastinya sudah memiliki standar operasional yang ketat sebagai upaya untuk menjaga brand awareness mereka.


5. Potensi Pasar
Sebelum membeli sebuah waralaba ketahui terlebih dahulu segmentasi pasarnya. Jangan sampai segmen pasar yang ada berbeda dari target selama ini.

Ada baiknya sebelum membeli waralaba untuk terlebih dahulu mengenali daya beli, kebutuhan, dan minat dari masyarakat setempat terhadap produk yang akan dijual.


5. Cukup Modal
Berbicara mengenai waralaba, saat ini terdapat banyak pilihan, mulai dari waralaba dengan modal investasi yang paling kecil hingga yang paling besar.

Yang harus dipahami adalah tidak selamanya kesuksesan berbisnis waralaba ditentukan oleh besar kecilnya modal, karena semua itu lebih ditentukan oleh kreativitas dan inovasi.

Meski begitu, kita harus mempersiapkan modal bisnis dengan baik. Jangan hanya bersandar pada simulasi hitungan modal yang diberikan pewaralaba, karena terkadang gambaran modal tidak sesuai dengan kenyataannya.

6. Ikuti Sistem
Kebanyakan pembeli waralaba memilih bisnis ini karena merek dan rekam jejak penjualan yang sudah terbukti baik. Selain itu ada pula panduan dan pelatihan untuk mengembangkannya mereknya dari pemilik waralaba.

Guidance (panduan) dan pelatihan tersebut tentunya telah lulus uji karena telah diaplikasikan pada bisnis utamanya. Untuk itu, ikuti sistem yang diberikan untuk mengikuti kesusksesan bisnis utamanya.

7. Tapkan Goal
Agar dapat sukses menjalankan bisnis waralaba si pembeli waralaba juga harus mentukan goal yang ingin dicapai terhadap bisnis tersebut.

Dengan goal yang ingin dicapai tidak ada salahnya untuk melakukan modifikasi bisnis, tentu dengan melakukan beberapa uji coba terlebih dahulu.

Dengan melakukan modifikasi, tidak menutup kemungkinan waralaba yang dipegang bisa melebihi waralaba lainnya dengan merek yang sama.


8. Tingkatkan Pemasaran
Nama besar waralaba bukan jaminan kesuksesan waralaba jika dijalankan dengan strategi yang asal-asalan. Dalam hal pemasaran misalnya, harusv disusun dengan baik untuk membantu mendapatkan konsumen secara siginifikan.

Misalnya dengan memasarkan produk dengan menggunakan digital, tentumnya saat ini strategi pemasaran digital klebih ampuh jika dibandingkan dengan strategi pemasaran konvensional.


9. Tingkatkan Kualitas Layanan
Istilah "Pembeli adalah Raja" memang terdengar klise, namun hal ini harus dijaga dengan betul-betul oleh pemilik usaha.

Jadi, dengan kata lain, apapun yang disediakan pada bisnis haruslah berdasarkan konsumen. Bukan hanya dari segi produk, layanan pun harus mengakomodir keinginan pelanggan.