Kini jamak ditemui toko roti yang hadir di tengah-tengah pemukiman masyarakat. Bagi bagi mereka yang ingin menggarap peluang bisnis makanan yang cukup menjanjikan ini, waralaba Bondelice membuka peluang kemitraan dengan beberapa persyaratan dan ketentuan yang perlu dipenuhi oleh calon mitra. Tahap pertama tentu calon mitra harus menetukan target market yang akan mereka jangkau.

Menurut Tri Indah Lestari yang menjadi pemilik brand Bondelice, potensi bisnis pastry, bakery, cake dana sejenisnya memiliki pangsa pasar luas yang tersebar merata di seluruh wilayah dengan segmentasi seluruh kalangan masyarakat. Bisa dilihat panganan bakery memang disukai mulai dari anak-anak dewasa hingga orang tua.

Tentu bagi mereka yang jeli melihat peluang bisnis ini dan ingin terjun menjadi pelaku usaha pastry, bisa menjadi mitra waralaba Bondelice dengan pengalaman sang pemilik yang telah berkecimpung di industri franchise bakery sejak 1996. Bisis yang berpusat di bilangan Sukmajaya Depok, Jawa Barat ini sejak awal menawarkan konsep one stop bakery dengan tambahan nuansa café dan butik kue.

Walau brand kompetitor sejenis baik dari lokal maupun internasional juga sudah eksis di belantika bisnis bakery tanah air, namun Tri melalui bisnisnya tetap optimis untuk menggarap pangsa pasar yang menjadi target market mereka. Kini waralaba Bondelice juga merambah segmentasi pasar kelas menengah agar semakin banyak masyarakat yang bisa dijangkau.

Namun tak lupa juga bisnis toko olahan kue dan roti ini mengutamakan kualitas produk, dengan menggunakan bahan baku terbaik dan alat-alat produksi yang didatangkan khusus dari Eropa. Bila anda teratarik, siapkan usulan lokasi yang strategis mudah diakses atau dekat dengan pemukiman masyarakat. Kemudian memiliki passion bisnis dan berkomitmen menjalankan bisnis cabang outlet waralabanya, kendati dalam perkembangannya tetap akan disupport oleh pusat atau franchisor.

Lalu yang utama calon mitra menyiapkan investasi kemitraan mulai Rp450 juta. “Konsep bisnis yang kami ditawarkan masih serupa yaitu Full store dan open kitchen, namun untuk luas tempat dan peralatan lebih ramping dibanding konsep sebelumnya. Untuk luas tempat bisa dari ukuran 75 m2, kemudian biaya diatas sudah termasuk franchise fee selama lima tahun, standar interior tempat, peralatan dan perlengapan dapur bakery, seragam pegawai dan lain lain,” pungkas Tri.

Kini waralaba Bon Delice juga semakin solid dengan mengoperasikan cabang outoletnya di wilayah Depok, Tangerang, Garut, Kendari, Pontianak dan Batam.

Klik Waralaba Bondelice untuk informasi detail franchise, investasi, ROI, BEP dan info lengkap lainnya.

(Heksa R.P)