JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Ingin buka bisnis minimarket seperti Alfamart? Tapi modal masih belum cukup? Jangan khawatir karena sekarang Alfamart telah bekerjasama dengan Bizhare, perusahaan startup yang bergerak di sektor equity crowdfunding alias investasi urun dana. Jadi dengan modal minim pun sekarang anda sudah bisa punya bisnis Alfamart dengan sistem urunan atau patungan.

“Crowdfunding saat ini sedang tren di Indonesia. Dengan sistem ini mereka yang cuma punya modal terbatas tetap bisa memiliki bisnis Alfamart dengan sistem patungan,” kata Manager Business Development PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, Andriansyah seperti dikutip dari INFOBRAND.ID, Jumat (20/12).

Normalnya, untuk bisa membuka bisnis Alfamart dibutuhkan modal sedikitnya Rp500 jutaan yang dipergunakan untuk peralatan, franchise fee dan perizinan. Tapi dengan sistem patungan lewat Bizhare, calon investor sudah bisa buka bisnis minimarket ini dengan modal hanya Rp5 juta saja untuk satu lembar saham.

Sebagai tahap awal, sistem patungan ini dimulai dengan dibukanya Alfamart cabang Perawang Riau. Modal yang dibutuhkan untuk dapat membuka satu gerai Alfamart mencapai Rp935 jutaan dengan total keuntungan yang bisa didapat dari semua investor mencapai Rp220 juta sampai Rp235 jutaan per tahun (berdasarkan data historis-red).

“Penawaran tokonya itu bisa dari toko baru dan juga take over. Nah untuk kesempatan pertama kita buka toko baru di Riau. Sebenarnya usulan lokasi yang masuk dari Bizhare itu sudah banyak, tapi sedang kita proses survey,” jelasnya.

Adapun simulasi investasi Alfamart melalui Bizhare sebagai berikut:

Misalnya nilai investasi Rp5 juta (satu lembar saham), maka keuntungannya bisa mencapai Rp1,1 juta sampai Rp1,2 jutaan per tahun dengan dividen yield 24 sampai 26 persen per tahun (berdasarkan data historis). Sementara untuk estimasi balik modalnya di angka 49-54 bulan.

Saat ini Alfamart sendiri telah membuka sekitar 13.900-an outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Dimana sekitar 3.600-an outlet milik mitra. Sepanjang 2019, Alfamart telah membuka sekitar 150-an outlet.

“Tahun 2019 pencapaian kita sudah baik. Di tahun 2020 nanti kita lebih optimis lagi,” pungkas Andriansyah.

Bizhare kantongi izin OJK

Sejak 6 November 2019 lalu PT Investasi Digital Nusantara atau Bizhare telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tertuang dalam keputusan Dewan Komisioner OJK No. Kep-7/D.04/2019 tentang pemberian Izin usaha penyelenggaraan melalui penawaran saham berbasis teknologi informasi (equity crowdfunding). Bizhare telah berdiri sejak tahun 2017 dan melakukan pendaftaran perizinan sejak 29 Januari 2019.

Bizhare sendiri merupakan penyedia layanan investasi dengan sistem urun dana bagi berbagai usaha seperti waralaba makanan, ritel, jasa dan lain-lain. Semenjak mendapatkan izin ini, ada beberapa penerbit yang sahamnya ditawarkan di Bizhare, salah satunya adalah Alfamart.

Artikel ini juga telah tayang di INFOBRAND.ID