Adang dalam pesan singkatnya pada wartawan Franchiseglobal.com mengabarkan kalau pihaknya saat ini tengah merambah ke bisnis kuliner. Dimana bisnis kuliner ini akan berada di bawah bendera PT. Global Kuliner Indonesia.

“Saat ini kami sedang fokus mengembangkan model usaha baru kami,” kata Adang singkat.

Untuk kategori bisnisnya sendiri, Adang lebih menyasar ke bisnis coffee shop dan juga bakso. Tapi soal merek, dia masih merahasiakannya.

Menurut Adang, pihaknya belum memiliki rencana untuk membuka peluang kerjasama untuk bisnis barunya ini. Alasannya, uji kelayakan untuk bisnis barunya ini perlu dilakukan sampai benar-benar terbukti menghasilkan.

“Perlu kita uji kelayakannya. Nanti jika sudah proven menguntungkan baru kita ajak mitra untuk kerjasama,” katanya.

Terkait dengan bisnis green nitrogen sendiri, menurut Adang, pihaknya saat ini belum membuka kembali peluang kerjasama. Dia mengatakan baru akan dibuka kembali di tahun 2019 mendatang dengan konsep kerjasama yang baru yang saat ini masih dalam kajian perusahaan.

“Jadi tahun 2018-2019 ini kami lebih fokus dalam sinergi model usaha baru dengan kerjasama dengan perusahaan retail sejenis, seperti Pertamina Retail, Alfamidi dan juga Shop&Drive serta lainnya. Kami juga sedang dalam proses pengembangan layanan mobile / bergerak agar memudahkan untuk kunjungan ke pelanggan,” tutupnya.

Silakan klik Green Nitrogen untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. Atau bisa langsung kunjungi website resminya disini. [ded]