Banyak mitra Warung Tekko yang mengaku puas menjalankan bisnis kuliner ini. Salah satunya adalah Niko, mitra Warung Tekko asal Jakarta. Sejak pertama menjadi mitra Warung Tekko pada 2015 lalu, hingga kini Niko sudah memiliki 3 cabang yakni di Rawamangun, Green Terrace Taman Mini dan Kota Bintang Bekasi.

“Kelebihan Warung Tekko itu bisnisnya sudah profesional. Jadi menurut saya tidak usah ragu untuk bergabung dengan Tekko. Karena semuanya sudah jelas dan Tekko itu tidak lepas tangan sama mitranya. Mereka akan terus support mitranya,” katanya saat dihubungi wartawan Franchiseglobal.com via telepon baru-baru ini.

Secara produk, tambah Niko, Warung Tekko sangat berkualitas. Potensinya yang cukup besar mendorong dirinya untuk terus menambah outlet.

Menurut Niko, nilai investasi Warung Tekko tergantung mau semewah apa desainnya dibangun. Tapi kalau untuk standar Warung Tekko sendiri, kata Niko berkisar Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar.

Menurut perkiraan Niko, omset yang bisa dihasilkan dalam sehari bisa mencapai Rp10 juta atau Rp300 jutaan dalam sebulan. Meski begitu, dia mengaku ada beberapa outletnya yang belum balik modal karena nilai investasi yang terlalu besar.

“Ada yang sudah balik modal dan ada yang belum. Karena saya waktu itu memang investasinya besar sekali. Jadi perkiraan balik modal masih beberapa tahun ke depan lagi,” ujarnya.

Niko mengakui kalau Warung Tekko sangat mendukung penuh mitra-mitranya. Dia pun merekomendasikan Warung Tekko sebagai bisnis potensial untuk yang ingin berbisnis kuliner.

“Karena mereka cukup serius menjalankan bisnis ini. Jadi menurut saya tidak usah ragu untuk bergabung dengan Tekko,” tukasnya.

Ultah Warung Tekko ke-10

Warung Tekko sendiri belum lama ini baru saja merayakan hari jadinya yang ke-10 tahun sejak pertama berdiri pada 2009 lalu. Banyak promo yang ditawarkan, seperti promo kado Tekko, promo Imlek dan promo Valentine’s.

Warung Tekko juga masih terus membuka peluang usaha bagi calon mitra yang ingin bergabung. Nilai investasinya sendiri mulai dari Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar dengan konsep dekorasi dan interior Tekko standar. Nilai tersebut belum termasuk biaya sewa lokasi, deposit sewa lokasi dan juga perizinan.

Untuk BEP-nya sendiri tergantung dari lokasi yang dipilih. Tapi umumnya 2,5 tahun sampai 3 tahun sudah bisa balik modal. Saat ini Warung Tekko telah memiliki sekitar lebih dari 50 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.

Silakan klik Warung Tekko untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]