“Setiap bulan Quick Chicken bisa membuka 50 gerai container dan 30 gerai store. Hal tersebut dikarenakan target kami adalah meng-Quick Chicken-kan Indonesia, maka kami tidak membatasi kota yang akan kami buka,” papar salah satu tim Marketing Quick Chicken, Benita dalam keterangan resminya yang diterima Franchiseglobal.com, Senin (9/7/2018).

Menurut Benita, kehadiran Quick Chicken di setiap kota sangat diterima baik oleh masyarakat. Hal ini jelas memberikan dampak yang positif bagi Quick Chicken, baik dari peningkatan sales dan juga brand awareness.

Quick Chicken sendiri terus berupaya untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggannya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi marketing untuk mempertahankan pasar di kategori ayam goreng, mengingat bisnis ini semakin menjamur.

“Quick Chicken menyajikan ayam goreng dengan kombinasi dari cita rasa tradisional dengan makanan western seperti American Penyet yang rasanya itu lebih pedes daripada ditinggal nikah oleh mantan. Selain itu kami juga punya menu Ayam Maraton yang pedesnya bisa mengalahkan rasa sakit hati,” jelasnya.

Di tahun 2018 ini, kata Benita, Quick Chicken memiliki target bisa mencapai 1000 gerai yang tersebar luas di seluruh penjuru nusantara. Sehingga Quick Chicken akan semakin lebih mudah dijangkau oleh keluarga Indonesia.

Saat ini Quick Chicken sendiri telah memiliki total 538 gerai, baik berupa store maupun container. Untuk calon mitra yang ingin bergabung dengan bisnis waralaba Quick Chicken, nilai investasinya berada di kisaran angka mulai Rp200 juta sampai Rp500 jutaan, tergantung dengan jenis gerainya.

Silakan klik Quick Chicken untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. Atau bisa kunjungi websitenya di www.quickchickenid.com. [ded]