JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM - PT Biru Semesta Abadi, franchisor dari Depo Air Isi Ulang BIRU menyabet penghargaan Quality Achievements Award 2021, yang dari European Socity for Quality Research (ESQR’s), di Swiss. Pengargaan tersebut diterima langsung oleh Yantje Wongso, pendiri dan CEO BIRU, di Dubai pada 11 Desember 2021.

Dalam kesempatan tersebut, dihadapan 46 delegasi dari 37 negara, Yantje memberikan presentasi tentang Mengembangkan Bisnis Waralaba di Indonesia: Model Bisnis yang Berfungsi. Ia menawarkan saran dan wawasan tentang bagaimana mengatasi risiko unik bisnis waralaba di Indonesia untuk memberikan peluang bagi banyak pemegang waralaba, bukan satu atau dua seperti yang umumnya dilakukan saat ini.

Sementara, kepada franchiseglobal.com, Yantje mengungkapkan, bahwa penghargaan tersebut merupakan kali kedua yang diterima dari ESQR’s. Penghargaan pertama diterima pada tahun 2018 lalu, dimana pada waktu itu BIRU Isi Ulang mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut untuk kategori Leadership for Quality. Dimana penghargaan tersebut, dinilai berdasarkan gerai di Amerika, terkait dengan value atau nilai dari air minum yang ditawarkan.

Dikatakan, sebagai brand franchise air isi ulang terkemuka di Indonesia, BIRU Isi Ulang telah beberapa kali memenangkan penghargaan sejak tahun 2013. BIRU Isi Ulang yang hadir sejak tahun 2002 ini aktif mengikuti berbagai penghargaan baik nasional maupun internasional. Namun demikian BIRU Isi Ulang juga selektif dalam memilih lembaga pemberi penghargaan, terutama dari kredibilitasnya.

“Kami juga selektif dari penghargaan yang akan kami terima, untuk tujuan apa. Seperti dari penghargaan kali ini, kami ingin mendapatkan kualitas untuk terus maju. Jadi bukan hanya pada satu momen saja, tapi untuk terus berkembang,” jelas Yantje.

Sementara terkait dengan penghargaan Quality Achievements Award 2021, merupakan penghargaan yang didapatkan karena berhasil melampaui tahun 2021 yang spesial karena penuh tantangan. BIRU Isi Ulang dinilai mampu melewati tantangan dan melewati tahun yang cukup sulit.

Berkat penghargaan tersebut, BIRU Isi Ulang sejajar dengan sejumlah perusahaan penerima penghargaan dari lima benua, yang berasal dari lembaga pemerintah, rumah sakit, minyak dan gas. Di sektor air minum, juga ada perusahaan air minum dari Thailand.

Dengan penghargaan tersebut, lanjut Yantje, ingin mengkomunikasikan mengenai kualitas manajemen biru. Dimana BIRU Isi Ulang terbukti sangat mengedepankan manajemen kualitas yang diakui terbukti diakui secara international.

Kedua, ingin membantu, saat ini industri franschisee atau penerima franchise, yang masih mengalami kendala seperti perbaikan sistem. Hal itu seperti yang telah dilakukan di BIRU Isi Ulang, dimana beberapa kali sudah disampaikan di forum nasional. Keputusan itu salah satunya saat BIRU memutuskan untuk menjual franchise BIRU Isi Ulang.

“Awalnya memang pengen buka 10 gerai pribadi. Itu bisa dicapai dengan rantai bisnis. Cuma yang bikin pengen franchice, karena market sangat besar. Di surabaya ada 50 peluang, yang tidak mungkin digarap sendiri, jadi bisa dibagikan ke orang lain,” beber Yantje.  

Dalam perkembangannya, hingga akhir tahun 2021, diproyeksikan BIRU Isi Ulang telah memiliki 668 gerai di seluruh Indonesia. Selain di Indonesia, saat ini BIRU Isi Ulang juga ada di Amerika, yang menjadi pusat riset dan pengembangan. Melalui gerai di Amerika itu, untuk melihat bagaimana cara mengelola Depo Air Isi Ulang di Negara maju, yang kemudian akan diterapkan di Indonesia, untuk kelangsungan bisnisnya.