Perkembangan ritel memang tengah terombang-ambing keberadaannya. Namun sebagaimana diketahui bahwa adanya inovasi dan strategi manajemen yang  bagus menjadi amunisi untuk sebuah brand agar tetap survive bahkan berkembang.

Salah satu waralaba fashion Carvil mengakui jika perkembangan bisnis masih terasa baik dan masih mengalami peningkatan sebesar double digits growth. “Melihat potensi pasar di Indonesia yang cukup besar, kita menarget kan pembukaan toko-toko Carvil setidaknya dua kali dari toko yang sudah kita buka dalam tiga tahun ke depan. Jumlah outlet yang kita buka saat ini adalah 125 toko,” terang Brand Manager , Tya Karlita Arindita.

Bahkan rencana ekspansi juga terasa kian menggeliat. Pasalnya, waralaba Carvil tidak lagi hanya fokus menyasar wilayah Jabodetabek, Jawa dan Sumatera. “Karena kita melihat potensi yang sangat besar di wilayah Timur Indonesia. Selain wilayah Timur, kita juga melihat peluang cukup besar di daerah Sumatera dan Kalimantan,” terang Tya.

Kepada Franchiseglobal.com Tya mengungkapkan jika persiapan expansi franchise fashion Carvil sudah sekitar 80% dan masih terus pada phase pematangan dalam beberapa bulan kedepan. “Selain toko Carvil, kami pun akan mengembangkan ke konsep ­pop-up stores sehingga bisa lebih terjangkau oleh customers,” tambahnya.

Bertahan sejak 1978 hingga saat ini tentunya menjadi hal yang tidak diragukan lagi bahwa Brand Carvil memiliki posisi pasar kuat dan dikenal baik oleh masyarakat Indonesia. “Selain itu, produknya yang market driven untuk segmen tersebut.  Dengan perkembangan bisnis Carvil yang begitu cepat sangat disayangkan jika calon franchisee tidak ikut dalam kereta kami untuk bersama kita tumbuh,” tandasnya.

Selain itu, Memasuki era digital, dimana sebuah brand juga sudah mulai berdaptasi untuk mengubah strategi marketing tentunya  bisnis waralaba fashion Carvil terus berinovasi dengan berinvestasi di sistem IT yang sangat up to date dan terbaik.” Untuk perkembangan ke depan Carvil Store kami akan melayani online to offline atau sebaliknya. Nantinya customer dapat membeli produk secara online, dan bisa memilih untuk dikirim dari lokasi terdekat maupun mengambil di toko kami. Di samping itu kami juga mendesain tampilan toko kami semenarik mungkin untuk memberikan customer experience yang lebih baik di toko Carvil,” tambahnya.

Lebih lanjut Tya menjelaskan, Apa yang membuat Carvil unik adalah tidak banyak bisnis retail sandang seperti alas kaki dan pakaiandi Indonesia yang di franchise-kan, dan bisa dibilang Carvil merupakan pioneer franchise toko retail sepatu dan pakaian dengan merek lokal.

Adapun nilai investasi yang ditetapkan untuk memiliki peluang usaha franchise Carvilberkisar  Rp. 100 hingga Rp. 125 juta. Biaya tersebut tidak termasuk renovasi dan kepemilikan lahan dan biaya tersebut digadang- gadang tidak akan berubah untuk ke depan dengan berbagai pertimbangan yang telah ditetapkan.“Harapan kami selain TETAP MENJADI YANG TERBAIK,  adalah meng-Carvil-kan semua orang dengan produk-produk Carvil dan membuka toko-toko sedekat mungkin dengan customer kami kedepannya,” tutupnya. 

Silakan klik Carvil untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya.