FRANCHISEGLOBAL.COM, JAKARTA – PT Biru Semesta Abadi, pemilik waralaba depo air minum Biru akan memfasilitasi para penerima waralaba depo air minum Biru di seluruh Indonesia untuk memperoleh pembiayaan dengan nilai plafon Rp100 miliar dari PT Bank Permata Tbk (Bank Permata).

Direktur PT Biru Semesta Abadi, Yantje Wongso, mengucapkan, kepercayaan yang diberikan Bank Permata merupakan dukungan yang sangat besar di masa pemulihan ekonomi sekarang, terutama bagi penerima waralaba depo air minum Biru yang tersebar di 44 kota di Indonesia.

“Kemarin kita sudah melakukan penandatanganan kerja sama MoU dengan Bank Permata, pembiayaan yang mereka fasilitasi mencakup seluruh biaya pembukaan outlet atau Depo Air Minum Biru,” kata dia saat dihubungi Franchisegloobal.com, Rabu (3/8/2022).

Yantje melanjutkan, pembiayaan yang diberikan Bank Permata termasuk biaya waralaba, biaya sewa peralatan, biaya renovasi dan pengaadan tempat. Oleh karena itu, dikatakan Yantje lagi, pembiayaan dari Bank Permata ini tergolong baru, karena sebelumnya pembiayaan yang dilakukan bank terbatas pada soal pengadaan tempat saja.

“Ini tergolong baru, karena biasanya penerima waralaba hanya memperoleh pinjaman KPR untuk pengadaan tempat, tetapi kali ini pendanaan dari Bank Permata menyeluruh kepada biaya pembukaan outlet,” jelasnya lebih rinci.

Disebutkan Yantje lagi, untuk biaya investasi franchise depo air minum Biru adalah sebesar Rp535.464.000, angka ini tentunya di luar biaya lokasi dan renovasi, sementara untuk biaya renovasi bergantung kondisi bangunan eksisting dan harga pasar kontrak bangunan di lokasi tersebut.

“Kisaran bisa renovasi Rp300-500 juta, kalau untuk pembelian lokasi berkisar Rp800 juta-2 miliar, bergantung lokasi dan pasar, namun jumlah yang akan diterima penerima waralaba Biru tentunya ada di Bank Permata, kita hanya memfasilitasi saja,” tegasnya.

Sebagai informasi, sejak diluncurkan pada 2002 silam, depo air minum Biru telah tersebar di 44 kota di Indonesia dengan total outlet berjumlah 690 outlet. Dikatakan Yantje lagi, pihaknya menargetkan untuk mempunyai 2.500 outlet pada 2028.

Depo air minum Biru menawarkan konsep modern pabrik air minum yang menjual langsung produk air minum isi ulang di toko di lokasi pabrik, mengutamakan kualitas kesegaran, higienis, dan efisiensi harga yang menjadi nilai lebih bagi konsumen dan juga penerimai waralaba.

Sementara itu, Direktur Retail Banking PermataBank, Djumariah Tenteram mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kepercayaan Biru kepada Bank Permata yang menjadikan bank pertama sebagai kreditur bagi para pembeli waralaba mereka.

“Kami berharap kerja sama ini membuka lebih banyak lagi kesempatan bagi nasabah PermataBank dan penerima waralaba Biru untuk merasakan manfaat pembiayaan yang kami berikan. Hal ini sejalan dengan komitmen Bank Permata dalam upaya kami sebagai universal bank dalam memberikan produk dan layanan pada seluruh segmen lintas generasi,” jelasnya.

Pada kuartal I 2022 ini, lanjut Djumariah, Bank Permata terus melanjutkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui dukungan dalam penyaluran kredit kepada masyarakat yang tumbuh 10,0% (yoy) menjadi sebesar Rp129 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan kredit korporasi dan KPR masing-masing sebesar 17,3% dan 22,7%.

“Bank Permata tetap menjalankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit yang diberikan mengingat dampak pandemi yang masih terus berlanjut dan secara tidak langsung telah menyebabkan peningkatan risiko kredit inheren,” tandasnya.