Founder Kelola Digital Inc, Ari Nugrahanto mengatakan kalau digital marketing memiliki pengertian yang sangat sederhana, yaitu marketing yang dijalankan menggunakan teknologi dengan platform digital, baik itu online maupun offline.

Untuk digital online sendiri meliputi seperti website, sosial media, dan mobile apps. Sementara untuk offline sendiri seperti LED Billboard, SMS, QR code, TV, dan juga radio.

Menurut Ari, bisnis franchise itu sangat membutuhkan marketing yang sekarang sudah dimudahkan dengan teknologi digital. Tapi sayangnya, kata dia, para pemberi waralaba masih terpaku di sekitaran digital online dan belum berani mencoba strategi digital offline marketing.

“Itu juga hanya terpaku dengan sosial media, website, iklan, SEO dan lain-lain. Padahal sekarang ini yang paling dan sangat praktis itu adalah kekuatan komunitas dengan menggunakan Messanger Marketing seperti Whatsapp, Telegram, LINE. Semua itu jenis Messenger Marketing yang sangat praktis dan kuat,” ujar Ari dalam keterangan resminya yang diterima redaksi Franchiseglobal.com, Selasa (17/7/2018).

Penggunaan digital marketing dalam bisnis franchise sendiri, kata Ari, akan sangat efektif dan berjalan dengan baik dalam jangka waktu yang lama jika selama taktisnya adalah konten yang konsisten dan inovatif.

“Ini akan sangat membantu sekali dari sisi mempercepat informasi, dan jangan selalu gunakan gambar dan tulisan statis, tetapi gunakanlah video marketing di dalam setiap konten. Karena konten digital itu nantinya akan menjadi mesin penjualan selama 24 jam. Karakter netizen adalah mencari info sebanyak-banyaknya melalui online platform,” jelas Ari.

Menurut Ari, tidak semua target market menggunakan media sosial dan juga website. Bisa saja SMS dan Messenger Marketing menjadi senjata yang ampuh untuk mengembangkan bisnis franchise.

“Jadi pilihlah platform yang sesuai dengan target market,” pungkasnya. [ded]