Franchiseglobal.com - ASEAN Retail-Chains Franchise Federation (ARFF) kembali menyelenggarakan malam penganugerahan ASEAN Outstanding Business Award (AOBA) 2019 untuk kedelapan kalinya di HXC Grand Ballroom, ICC Pudu, Kuala Lumpur, Jumat (18/10) lalu.

Penghargaan diberikan kepada Tan Sri Dr. Lim Wee Chai selaku Ketua Eksekutif sekaligus Pendiri Top Glove Corporation Bhd dan Dato Dr. Manjit Singh selaku Pendiri Manjit Singh Sachdev, Mohammad Radzi & Partners oleh Datuk Seri Saifuddin Nasution, Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Hal Ehwal Pengguna (KPDNHEP) dan Datuk Seri Mohd Redzuan Yusof, Menteri Pembangunan Usahawan (MED).

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Tan Sri Tony Fernandes selaku CEO Air Asia Group Bhd, Dato Wan Latiff Wan Musa selaku Direktur Eksekutif MATRADE, Datuk Dzulkifli Fadzillah selaku Ketua Perbadanan Nasional Berhad, Dato Chef Wan selaku Chef Selebriti Malaysia dan Ernie Zakri (Artis).

Penghargaan tersebut diberikan atas pencapaian dan keberhasilan mereka yang telah berkontribusi dalam industri ritel dan waralaba. Penghargaan AOBA 2019 juga sekaligus memberi peluang pada para pelaku bisnis untuk mendapatkan eksposure yang lebih besar dan memperluas jaringan mereka dalam komunitas bisnis ASEAN dan panggung secara global.

“Kami percaya bahwa penghargaan ini dapat mendorong pelaku usaha untuk menumbuhkan bisnis mereka di seluruh ASEAN dan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi,” ujar Ketua Penyelenggara AOBA 2019, Dato Mike Loh dalam keterangan resminya.

“Kami sangat senang rekan-rekan kami dari Australia, China, Taiwan, Singapura, Myanmar, Indonesia, Kamboja, Vietnam, Filipina, Brunei, Hong Kong, Thailand dan Hungaria hadir disini bersama kami meningkatkan peluang bisnis bagi pengusaha ASEAN di seluruh dunia,” tambahnya.

Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang telah diakui sebagai individu yang luar biasa yang telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran ASEAN di industri masing-masing, memperkuat industri ritel dan waralaba.

Dalam kesempatan yang sama, Datuk Seri Mohd Redzuan Yusof, Menteri Pembangunan Usahawan (MED) mengatakan bahwa penghargaan ini memberikan kesempatan bagi sesame penerima untuk terhubung satu sama lain dan menciptakan pengembangan kemitraan dan rencana kemitraan sebagai pengusaha yang berkomitmen.

“Penghargaan ini juga membawa perhatian pada usaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki potensi untuk menjadi individu dalam ekonomi global,” kata dia.

Selain itu, Datuk Seri Saifuddin Nasution, Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Hal Ehwal Pengguna (KPDNHEP) mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi platform yang kuat dan upaya besar untuk mengenal individu dan pebisnis yang ada di seluruh Malaysia.

“Saya percaya mereka telah menginspirasi banyak orang melalui pencapaian luar biasa mereka di bidang dan industri mereka. Kompresi ekonomi adalah hasil dari hubungan bisnis yang kuat, dimana ARFF memainkan peranan penting untuk memperjuangkan promosi dan pengembangan perdagangan di kawasan ASEAN yang akan memiliki dampak signifikan pada pertumbuhan ritel Malaysia sebesar 4,4% pada 2019,” jelasnya.

Penghargaan AOBA 2019 juga diberikan kepada brand-brand Indonesia seperti PT Meccaya Pharmaceutical (Salep 88) untuk kategori Asean Leading Brand in Pharmaceutical Excellence, PT Usaha Cosmetic Jaya (QL Cosmetic) dengan kategori Asean Leading Brand in Beauty Cosmetics Supplies Excellence, PT Octa Utama (Oxone) dengan kategori Asean Leading Brand in Internet Marketing Excellence dan PT. Biru Semesta Abadi.