Franchisefglobal.com - Siapa sangka melalui bisnis tahu, merk usaha Tahu Jeletot Taisi bisa berkembang pesat dan diterima masyarakat luas. Hingga kini merk yang didirikan oleh pasutri Rudi Parlinggoman Sinurat dan Rosie Pakpahan telah memiliki 450 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan Tahu Jeletot Taisi masih tetap eksis dan mengekspansi bisnisnya dengan harapan merk usaha tersebat dikenal luas.

Rosie Pakpahan mengatakan semakin banyak bertambahnya mitra Tahu Jeletot Taisi maka semakin banyak orang mengenal merk usahanya. Berawal dengan menjajahkan produk Tahu pedas original kini telah hadir berbagai varian rasa diantaranya ada varian Hot Mushroom, Spicy Mackerel, Spicy Chicken, Spicy Sausage dan Extra Spicy, serta tambahan produk baru kripik tahu.

“Untuk harganya kita cukup terjangkau rasa original Rp10 ribu atau Rp15 ribu untuk varian rasa mendapatkan 3 tahu. Sampai saat ini peluang kemitraan masih terbuka lebar baik untuk wilayah Jabodetabek hingga luar kota, karena memang tidak menutup kemungkinan perkembangannya terus meningkat di tahun depan,” katanya kepada Franchiseglobal.com di pameran Info Franchise & Business Concept, Jumat, (22/11/2019).

Dia menjelaskan bagi mitra yang hendak bergabung, Tahu Jeletot Taisi menawarkan investasi dengan paket Rp20 juta dan Rp55 juta, perbedaannya hanya pada booth dan stock bahan. Dari ke dua paket ini memang mitra lebih memilih paket premium Rp55 juta, sebab selain boothnya yang high class bisa masuk di mall- mall juga meningkatkan omset dan dapat menjual seluruh varian produk. Untuk mitra sendiri dapat mendapatkan laba bersih setiap bulannya paling kecil di angka Rp3,5 juta.

Keunggulan Tahu Jeletot Taisi tentunya pada sensasi pedas yang selalu melekat tanpa berkurang. Untuk tetap eksis dan menjadi market leader, Rosie melakukan upaya untuk terus berinovasi termasuk dengan packaging yang menarik dan mengikuti perkembangan zaman demi memanjakan konsumen melalui aktif di sosial media dan bekerjasama dengan aplikasi- aplikasi online Go Food, Grab Food, DANA, OVO dan lainnya.

“Kita juga mencoba mengenalkan produk kita di luar negeri melalui expo internasional. Untuk wilayah Asia, setiap pameran di luar negeri responnya cukup baik. Mereka masih bisa welcome dengan cita rasa Indonesia, meskipun ada ciri khas mereka masing- masing seperti sausnya,” tuturnya.

Rosie menargetkan di tahun ke 7 Tahu Jeletot Taisi hingga akhir 2019 dapat menggolkan 500 outlet. Menurutnya di umur tersebut dengan capaian 500 outlet cukup memuaskan namun tetap harus berkembang naik kelas ke depannya lagi. Di tahun 2020 pastinya Tahu Jeletot Taisi akan tampil lebih keren dari keseluruhannya maka mitra akan terus bertambah. [hfz]