Nama NAWILIS sebagai salah satu bisnis waralaba otomotif di Tanah Air sudah tak diragukan lagi. Bagaimana tidak, brand yang sudah berdiri sejak tahun 1963 ini memang menjadi salah satu brand yang tak diragukan lagi nama besarnya. Sejarah mencatat, bahwa pendiri NAWILIS yakni Peter Nawilis merupakan pencetus pertama di Indonesia yang menawarkan konsep spooring ban mobil.

Bisnis Development NAWILIS, Farid mengemukakan, menjaga eksistensi suatu brand dibutuhkan perjuangan yang kompleks disamping memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Menurutnya, apa yang sudah dilakukan oleh NAWILIS selama hampir 54 tahun ini menjadi bukti bahwa bisnisnya masih dipercaya oleh masyarakat. “Kami ini bisa dibilang pencetus spooring di Indonesia. Karena istilah Spooring itu tidak ada di kamus Bahasa inggris. Istilah Spooring itu dicetuskan oleh founder kami yakni pak Peter yang artinya lurus,” katanya kepada franchiseglobal.com.

Farid menceritakan bahwa dahulu NAWILIS bernama GAJA BAN yakni bisnis yang hanya menangani penyediaan ban, tambal ban dan pengisian air accu. Namun, lanjutnya, pada tahun 1973 diubah menjadi NAWILIS mengambil nama dari pendirinya yakni Peter Nawilis. Menurutnya, saat ini NAWILIS mempunyai cabang sebanyak 18 cabang dimana 12 cabangnya milik sendiri dan sisanya ialah franchise. “Pangsa bisnis bengkel otomotif masih terbuka lebar. Apalagi dengan besarnya jumlah kendaraan di Indonesia saat ini,” terangnya.

Menjadi salah satu pionir dan spesialis bengkel Spooring-Balancing di Indonesia yang memahami kebutuhan pelanggan dan memberikan penyelesaian terbaik yang dilatarbelakangi oleh ketrampilan dan pengalaman di bidangnya selama hampir 54 tahun. Menurut Farid, Sumber Daya Manusia (SDM) di NAWILIS sudah diisi dengan orang-orang yang mempunyai keterampilan teknik tinggi. “Di bengkel kami, kita tidak akan melakukan spooring balancing sebelum kendaraan tersebut sudah normal. Artinya, kita mengecek hingga bagian dalam. Misalnya arm kendaraan itu hingga ball joint nya,” tuturnya.

Menurut Farid, kualitas SDM NAWILIS semakin diperkuat dengan adanya uji kompetensi per 6 bulan di luar training yang sering juga dilakukan kepada SDM nya. Karenanya, tak heran jika SDM NAWILIS betul-betul teliti terhadap kendaraan para pelanggannya. “Semua SDM kita uji kompetensinya hingga ke tingkat customer service,” terangnya.

Perihal nilai investasinya, Farid menjelaskan bahwa NAWILIS Auto Service memberikan dua konsep model bisnis bagi para pebisnis yang ingin melakukan kerjasama dengan NAWILIS. Pertama, paket Quickserv dengan nilai investasi di angka 900 juta di luar tempat dan paket regular dengan nilai investasi 1,2 miliar rupiah diluar tempat. “Seiring degan banyaknya jumlah mobil di jalan kami yakin bisnis ini akan memberikan keuntungan bagi setiap investor nya,” tuturnya.

Diakhir arahannya, Farid mengatakan bahwa setiap bisnis terlebih bisnis waralaba otomotif harus diawali dengan keyakinan yang kuat. Menurutnya, modal dasar keyakinan yang kuat inilah yang membuat bisnis NAWILIS AutoService bertahan hingga hampir 54 tahun. “Para pelanggan pun bisa menilai bahwa bisnis kami ini sudah bisnis yang lama dan berpengalaman sehingga tak perlu diragukan,” ujarnya.

Kini NAWILIS tak hanya hadir dengan Spooring & Balancing, tapi mereka hadir dengan inovasi baru seperti Carbon Clean, Lambda Engine Flush, Flusihing AC, Velg. Dengan hadirnya sejumlah inovasi baru tersebut disinyalir bisnis waralaba otomotif ini pun makin melayani mobil para pelanggannya.