“Bisa (membangun merek). Ketika konsumen datang ke pameran dan stand dari sebuah merek, maka diharapkan konsumen tersebut dapat memiliki product knowledge dan bahkan brand experience,” ujar pria yang akrab disapa Gancar ini pada wartawan INFOBRAND.ID dalam pesan singkatnya, Senin (24/6/2019).

Menurut Gancar, pameran merupakan salah satu bentuk komunikasi pemasaran yang menggabungkan sebuah event, personal selling dan juga promosi penjualan yang memiliki pasar spesifik sesuai dengan target yang dituju.

Tujuannya dalam jangka pendek (selama durasi waktu pameran) harus dapat meningkatkan penjualan. Adapun untuk produk baru diharapkan dapat sebagai media tes pasar, sampling dan demonstrasi untuk membangun kesadaran merk.

“Dalam pameran, interaksi dengan pelanggan juga dapat lebih dibangun. Selain itu product knowledge juga dapat meningkat. Tapi kemungkinan juga dapat memberikan kemungkinan terjadinya switching behavior, karena adanya produk pesaing yang lebih menarik,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, membangun merek juga butuh pemahaman terhadap STP (Segmentation, Targeting dan Positioning) yang harus berdasar pada keunggulan yang memang dimiliki dan atau menjadi potensi laten yang dapat dikembangkan, serta pemahaman atas perubahan pada konsumen dan kompetitor serta lingkungan pemasarannya.