Dipenghujung tahun 2016, kondisi bisnis memang masih belum membaik sepenuhnya. Tetapi luapan optimisme menuju 2017 membuat kepercayaan pengusaha semakin meningkat. Optimisme tersebut sejalan dengan semangat kewirausahaan nasional yang tertumpu pada kemampuan mengelola sumber daya lokal menjadi lebih bernilai tinggi dan mempunyai daya saing global.

Pengusaha pun dituntut untuk lebih piawai menangkap peluang dan mengonversinya menjadi uang. Namun kondisi dan model bisnis telah berubah. Era perdagangan bebas regional sudah dimulai, dan era digital economy pun sudah datang. Saat dimana para pengusaha harus jeli memainkan semua atribut pemasaran dengan sempurna, baik offline apalagi digital.

Membangun bisnis yang selalu adaptif dengan perubahan butuh kemampuan lebih dalam mengelola sumber daya, baik SDM, aset, dan memaksimalkan setiap momentum dengan baik. Sebab, hanya wirausaha yang adaptif terhadap perubahan, konsen terhadap pengembangan sistem dan model bisnis yang uptodate, menjadi salah satu keunggulan komparartif pengusaha dewasa ini. Tras N Co Research, sebuah Perusahaan Riset Brand dan Bisnis juga melihat kecenderungan tersebut dalam survei Anugerah Wirausaha Indonesia 2016.

Sebagai bentuk dukungan dan motivasi terhadap tumbuh kembangnya spirit wirausaha di Indonesia, sebuah Portal Brand & Bisnis, BisnisUpdate.com bekerjasama dengan Tras N Co Research menyelenggarakan Anugerah Wirausaha Indonesia (AWI 2016).

Anugerah tersebut merupakan sebuah penghargaan tertinggi bagi para wirausaha di Indonesia atas prestasinya dalam membangun bisnis dan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama dalam membuka lapangan pekerjaan, menghadirkan produk inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Penggagas Anugerah Wirausaha Indonesia Tri Raharjo mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya AWI adalah untuk memberikan apresiasi terhadap para insan wirausaha di Indonesia yang mampu menjadi bagian dalam membangun dan menumbuhkembangkan perekonomian Indonesia.

“Anugerah Wirausaha Indonesia 2016 ini diharapkan menjadi penopang pertumbuhan wirausaha Indonesia untuk terus maju dan dapat mengembangkan bisnisnya hingga masa mendatang. Juga memberikan inspirasi bagi wirausaha lainnya untuk mengikuti jejak para penerima AWI 2016 ini. Ke depannya, AWI dapat memicu tumbuhnya wirausaha berkualitas di Indonesia,” ungkap Tri Raharjo.

 

PROSES PENILAIAN

Untuk menjaring calon pemenang Anugerah Wirausaha Indonesia 2016, Tras N Co Research & BisnisUpdate.com melakukan survei mulai dari bulan September 2016 hingga bulan November 2016. Tras N Co Research menyortir tidak kurang 500 pelaku usaha yang dihimpun dari berbagai sumber, baik media online atau media offline, serta data base internal.

Dari data ratusan database tersebut, Tras N CO Research menyeleksi pemilik Usaha/Pengusaha yang memenuhi 3 (tiga) kriteria, yaitu Warga Negara Indonesia / Putra Indonesia, Business Owner dan Pengalaman berbisnis menginjak tahun ke- 3 atau lebih.

Untuk selanjutnya, Tras N Co Research memasuki tahap berikutnya yaitu menilai berdasarkan 3 aspek penilaian yaitu: Business Aspect, Brand Aspect, dan Social Aspect.

Dari 3 aspek penilaian tersebut, Tras N Co Research melakukan pembobotan berdasarkan jumlah skor dan penilaian dewan juri yang melebihi nilai 70 poin berhak menyandang Anugerah Wirausaha Indonesia.

“Dari hasil survey tersebut kami optimis terhadap wirausaha & merek-merek anak negeri untuk berkembang lebih baik di masa depan,” kata Tri Raharjo. Dari hasil survey tersebut, 20 pengusaha berhak menerima penghargaan Anugerah Wirausaha Indonesia 2016. Berikut Diantaranya;

  1. Arif Yasir Rahman – Java Travel Indonesia
  2. Maya Miranda Ambarsari, S.H, M.I.B, –Guest House Elliottii Residence
  3. Franky Tanzil, S.T, Siomay LeeLoo
  4. Al Arif, Toko Mesin Maksindo
  5. FX. Ricky Ferdinan Sutrisno, S.T, M.T, Black Kebab
  6. Fendy Julianto, NEST Family Reflexology & Spa
  7. Reni Sitawati Siregar, Nusantara Card Semesta (NCS)
  8. Ir. Lenywati, Dipl. CIDESCO, Tirta Ayu Spa
  9. Oscar Sumarli, S.E, OHAYO Drawing School
  10. Nona Sari, Jakarta Language School
  11. Michael Alfredo, Kedai 27
  12. Anita Feng, S.T, M.M, Royal Corporation
  13. Steven Kusnadi, Signarama Indonesia
  14. Donny Lesmana, Tanghot (Kentang Hotdog)
  15. Chandra, Keraton Solo Bubble Tea
  16. Varance Pascal, Calculus
  17. Fanny Wiratma Chandra, Van Sulam Alis & Academy
  18. Bhakti Desta Alamsyah, Best Brand Indonesia
  19. Sheila Prasetio, Tokio Street
  20. Den Raffy ND, Es Batok 212