Franchiseglobal.com - Bisnis Fried Chicken di Indonesia bak jamur berkembang pesat, walaupun perekonomian Indonesia yang naik turun tak menentu. Hal itu yang dialami oleh The Kings Chicken yang telah berdiri sejak tahun 2012. Perjalanan panjangnya yang naik turun, kini di tahun 2019 brand tersebut kembali menancapkan gas bisnisnya. 

Mellia M Jasmine selaku CEO The Kings Chicken mengatakan sejauh ini outletnya telah berada di 36 lokasi di pulau Jawa. Produk dasar Fried Chicken The Kings memiliki cita rasa yang berbeda dari kompetitornya. Dengan balutan topping saus sadas, saus keju dan chicken popcorn menjadi menu- menu unik yang ditawarkan kepada konsumennya.

"Peluang bisnis kita ada 3 konsep, tipe Rombong, Countener dan Resto. Adapun nilai investasinya mulai dari Rp35 juta- Rp125 juta," tuturnya kepada Franchiseglobal.com akhir pekan lalu.

Untuk BEPnya tergantung kondisi outlet, tercepat 8- 10 bulan. Omzet perharinya bisa mencapai Rp3 juta. The Kings Chicken juga terus mengembangkan bisnisnya melalui inovasi- inovasi yang diberikan.

"Kita selalu belajar dari senior- senior kita, utamanya di era digital ini bila kita tidak belajar dan berinovasi maka produk kita akan tertinggal bahkan ditinggalkan," tutupnya.[hfz]