JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Dari tahun ke tahun, lembaga kursus bahasa Inggris I Can Read masih menjadi salah satu pilihan bisnis yang menjanjikan. Hal ini dibuktikan oleh Riani Tjahjadi, salah satu mitra I Can Read cabang Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Selatan. Eksis sejak 14 tahun lalu, mantan direktur di salah satu perusahaan swasta ini  sanggup mendapat penghasilan melebihi penghasilannya saat masih bekerja dengan posisi terakhir sebagai Direktur.

Saat berbincang dengan FRANCHISEGLOBAL.COM beberapa waktu lalu, Riani menyebut kalau dirinya sangat peduli dan punya passion terhadap dunia pendidikan di Indonesia, terutama bahasa Inggris untuk dapat menjadi bekal dan mempersiapkan anak2 di masa depan untuk menjadi global citizen. Sehingga Ia pun memutuskan untuk menjadi mitra I Can Read setelah mendapat referensi dari salah seorang temannya dahulu yang bekerja di Australian Embassy pada saat itu.

Untuk meyakinkannya, sebelum memutuskan untuk menjadi mitra I Can Read, Riani melakukan survei ke Singapore untuk mendapatkan referensi dari tempat asal I Can Read berkembang pertama kalinya, bahkan Riani sempat berkunjung dan  bertemu dengan founder I Can Read Antony Earnshaw and Annabel Seargeant di negara asalnya di Australia, untuk mengetahui system dan metodenya lebih detail, akhirnya Riani meyakini I Can Read mempunyai metode yang sangat terstruktur dan sistematis, dapat membentuk kebiasaan anak2 untuk suka membaca,  yang mana hal ini masih lemah dan belum terbentuk di negara kita, sistem phonics-nya ter struktur dan sangat baik, tuturnya.

Menurut Riani, “Pendidikan umumnya dan  I Can Read khususnya  termasuk salah satu bisnis yang tidak terlalu rentan terhadap krisis. Contohnya, selama pandemik ini, bisnisnya tentu menurun, namun tetap  dapat bertahan. Hal ini di karenakan dalam waktu yang relative singkat, I Can Read Pusat dapat bertransformasi membuat kelas online”

“Dan saya percaya bisnis yang dibangun dengan sepenuh hati dan melibatkan Tuhan di dalamnya akan berkembang baik. Kami team di I Can Read BSD ini seperti layaknya sebuah keluarga,  bekerja bersama sepenuh hati untuk menjadi berkat, kami mempunyai waktu rutin untuk merenung dan berdoa bersama  memohon penyertaan Tuhan agar dapat bekerja sepenuh hati dan memberikan yang terbaik,” tambah Riani.

Sementara Business Development Manager I Can Read Indonesia, Indrayanto Chandra mengatakan bahwa Riani merupakan salah satu sosok senior yang menjadi teladan. Riani dapat membuktikan cabang keduanya berkembang dengan sangat cepat. terbukti dalam kurun waktu 3 bulan, Center cabang BSD ke 2 Riani telah memiliki lebih dari 100 murid terdaftar.

I Can Read Cabang pertama Riani merupakan salah satu center dengan jumlah murid terbanyak dari 54 cabang I Can Read se-Indonesia, Tahun lalu Riani mendapatkan 2 penghargaan dari I Can Read pusat sebagai The Highest Number of Students dan The Best Performing Centre. Sebagai catatan tambahan dalam jangka waktu 3 bulan saja center BSD yang ke 2 mendapatkan lebih dari 100 murid,” kata Indra, dengan demikian kerja keras dan kegigihan Riani selama 14 tahun terbuktikan.

Wah,, semoga kisah sukses Riani ini bisa menginspirasi ya.